Minggu, 06 Februari 2011
Keinginan
Suatu bentuk kepedulian pada keinginan tiap manusia yang berbeda-beda. Lagu ini mencerminkan budaya berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Dalam kegiatan Jumat kemarin Gitaswara menghadirkan lagu "keinginan" ciptaan musisi dan komposer Indra Lesmana. Lagu ini meskipun bertemakan romantisnya cinta, namun merupakan ekspresi kejujuran dan mengapresiasikan seni. Begitupn yang dialami para members, tidak semuanya selalu siap menerima kehadiran lagu-lagu, namun sanggup membawakannya dengan menyadari artinya persatuan dan kebersamaan.
Minggu, 30 Januari 2011
Lagu "Tanpa Bintang"
Jumat kemarin, lagu "Tanpa Bintang" kembali dilatih, kali ini bersama dengan kehadiran personil kelas 5. Suasana semakin lengkap dan power yang memadai. Suara Alto yang lirih dan bernadakan rendah bisa dibawakan dengan lugas oleh Gitaswara.
urutan latihan :
- Pembukaan
- Pemanasan
- Lagu Bernyanyi
- Lagu Tanpa Bintang
- Istirahat
- Lagu Mars Al-Azhar
- Lagu Bernyanyi
- Lagu Tanpa Bintang
- Penutup (lagu sayonara)
urutan latihan :
- Pembukaan
- Pemanasan
- Lagu Bernyanyi
- Lagu Tanpa Bintang
- Istirahat
- Lagu Mars Al-Azhar
- Lagu Bernyanyi
- Lagu Tanpa Bintang
- Penutup (lagu sayonara)
Latihan tanpa kelas 5
21 Januari 2011, Gitaswara berlatih tanpa kehadiran members kelas 5. Karena Jumat itu, kelas 5 keseluruhan diwajibkan mengikuti kegiatan perkemahan yang diadakan oleh sekolah. Meskipun demikian, kualitas suara members yang lain tidak kurang semangat, apalagi disaat mereka berlatih lagu "Tanpa Bintang" lagu buatan Musisi senior, Anang. Lagu ini memiliki daya tarik secara historik karena para personil menyukai lagu ini tidak hanya sekedar dari irama lagunya melainkan penghayatan yang larut dalam cerita kehidupan seleberitas.
Selasa, 18 Januari 2011
Jalan Santai
Kegiatan Gitaswara Jumat kemarin adalah jalan santai. Meskipun terasa jauh dari teknis pelaksanaan olah vocal, namun kegiatan ini merupakan penyegaran lingkungan dimana para members tidak jenuh dengan tempat latihan yang biasa. Diawali dengan apel kumpul di Serambi Masjid, jalan santai melalui rute jalan Puspogiwang 2 berputar melewati Puspogiwang 1.
Pada penghujung kegiatan, Gitaswara diminta oleh Kepala Sekolah untuk mempersembahkan lagu Hymne Al-Azhar 25 di hadapan para guru pelatih Bidang Pendidikan dari Al-Azhar pusat. Hal ini disambut baik olah para members mengingat mereka pun senang dengan perhatian ini.
Pada penghujung kegiatan, Gitaswara diminta oleh Kepala Sekolah untuk mempersembahkan lagu Hymne Al-Azhar 25 di hadapan para guru pelatih Bidang Pendidikan dari Al-Azhar pusat. Hal ini disambut baik olah para members mengingat mereka pun senang dengan perhatian ini.
Selasa, 11 Januari 2011
Lagu You Raise Me Up dan Edelweis yang khidmat
Jumat lalu, merupakan latihan perdana setelah liburan semester bagi members Gitaswara. Lagu yang digarap adalah lagu You Raise Me Up dan Edelweis, merupakan lagu barat yang tergolong lama. Keunikan membawakan lagu ini adalah orang yang menyanyikan atau mendengarkan akan terpengaruh ekspresi yang sepadan dengan isi lagu, meskipun lagu tersebut dinyanyikannya oleh orang yang tidak tahu maksud dari arti lagunya. Lagu motivasi dan lagu tentang bunga, menjadi rujukan kolektif Gitaswara yang menyukai lagu-lagu berirama lembut.
Jumat, 17 Desember 2010
Lagu Bunga Mawar
Lagu "Bunga Mawar" merupakan lagu lama yang pernah dinyanyikan oleh artis senior Novia Kolopaking. Lagu ini menggambarkan keindahan bunga mawar yang memukau pandangan mata. Oleh kecintaanya pada alam lingkungan sekitar, lagu ini sangat cocok untuk referensi Gitaswara sebagai aset tampilan di suatu acara. Dengan relatif singkat banyak anggota yang mudah sekali menghafal irama lagunya. Lagu ini dengan tempo 3/4 jenis lambat membuat nyanyian mudah dipelajari.
Suasana latihan Jumat ini memang kurang begitu menggebu mengingat Pamian, pengiring pianonya kurang sehat. Cuaca langit pun sering mendung menambah suasana lain dari biasanya. Aurel, salah satu personil Gitaswara juga tidak dapat bergabung karena sakit. Namun begitu, para pengajarnya Mbak Wury dan bu Antin tetap semangat melatih anak-anak hingga kegiatan usai. Penilaian Ekskul dilaporkan ke sekolah pada akhir semester satu ini.
Suasana latihan Jumat ini memang kurang begitu menggebu mengingat Pamian, pengiring pianonya kurang sehat. Cuaca langit pun sering mendung menambah suasana lain dari biasanya. Aurel, salah satu personil Gitaswara juga tidak dapat bergabung karena sakit. Namun begitu, para pengajarnya Mbak Wury dan bu Antin tetap semangat melatih anak-anak hingga kegiatan usai. Penilaian Ekskul dilaporkan ke sekolah pada akhir semester satu ini.
Rabu, 15 Desember 2010
Aksi Gitaswara di Wonderia
Pukul 11 siang Gitaswara berangkat dari sekolah menuju ke Wonderia Semarang dengan 3 armada. Melewati jalanan yang lumayan ramai dan macet akhirnya sampai di tempat tujuan pukul 11.30. Acara yang bersamaan dengan Pelepasan Ketua UPTD Semarang Barat serta Rekor MURI dengan macapat terbanyak se Indonesia 2010 membuat suasana amat meriah. Dihadiri lebih dari 5000 pengunjung arena wonderia sangat ramai. Kebanyakan penonton adalah para murid yang hadir dari seluruh Dabin yang ada di kota Semarang.
Selasa, 14 Desember 2010
Latihan Bersama Bagian 7 (akhir)
Selasa ini merupakan latihan yang terakhir. Dengan menggunakan assesories kacamata hitam membuat gaya lagu pada Beautiful life jadi tampak lebih keren. Beberapa murid hadir lebih awal dari yang dijadwalkan. Ini menunjukkan betapa antusiasnya mereka terhadap persiapan tampilan ini. Keragaman dan perbedaan tidak mempengaruhi kekompakan, dan terlihat suasana keakraban terjalin dari gabungan beberapa murid sekolah. Gitaswara berusaha untuk memupuk tali persaudaraan dengan siapapun tanpa mempermasalahkan perbedaan. Ikatan seni dan bakat menjadi salah satu alternatif penggerak ukhuwah diantara sesama.
Latihan berjalan seperti biasa, tentunya dengan pembenahan dan evaluasi pelatihan berjalan seperti yang diharapkan, meskipun konteks koreo dan teaterikal masih tahap sederhana namun cukup mewakili dari makna lagu dan penyampaian.
Latihan berjalan seperti biasa, tentunya dengan pembenahan dan evaluasi pelatihan berjalan seperti yang diharapkan, meskipun konteks koreo dan teaterikal masih tahap sederhana namun cukup mewakili dari makna lagu dan penyampaian.
Senin, 13 Desember 2010
Latihan Bersama Bagian 6
Hari Senin ini latihan gladi kotor sekaligus pembagian kostum jas orrange dan jaket biru. Semua peserta hadir lengkap dengan jumlah 31 anak. Lagu-lagu diurutkan dari proses awal hingga masuk.
Jumat, 10 Desember 2010
Latihan bertemankan Mendung dan Hujan
Hujan deras turun di atas kota semarang sejak pukul 12 siang. Hingga pukul 2 pun tak kunjung reda, namun itu tidak mengurangi semangat Gitaswara yang menjalani rutinitas latihan pada Jumat ini. Kehadiran mbak Wury membuat suasana pelatihan semakin hidup karena lagu 'menyanyi' bisa dilanjutkan kembali. Bersama bu Antin Gitaswara latihan dengan rasa semangat. Pengiring pianonya pun tidak kurang semangat biarpun suara pianonya beriringan dengan suara derasnya hujan. Latihan kali ini berkisar pada lagu-lagu bertempo sedang, seperti : "Lilin-lilin kecil", "Jangan Menyerah", dan "Menyanyi".
Minggu, 05 Desember 2010
Latihan Bersama bagian 4
Latihan dimulai pukul 8 pagi. Anak-anak berkumpul di Aula di saat Kegiatan Manasik Haji kelas 6 SDIA 25 Semarang berangkat ke tempat pelatihan. Semua peserta Vocal group hadir semua meskipun Nadia dan Ifa datang terlambat.
Urutan latihan : Pemanasan, Bungong Jeumpa, Sesal, dan Beautiful live. Koreo Bungong Jeumpa sama sekali belum tersentuh, namun back voice-nya dapat berjalan dan bertambah pelan-pelan. Seiring dengan latihan yang sudah mendekati hari H (tanggal 15 Desember) maka pelatihan akan dimulai kembali hari Selasa pukul 8.00 hingga 10.00 WIB di Aula. Meskipun itu adalah hari libur, latihan tidak diwajibkan untuk hadir secara keseluruhan.
Urutan latihan : Pemanasan, Bungong Jeumpa, Sesal, dan Beautiful live. Koreo Bungong Jeumpa sama sekali belum tersentuh, namun back voice-nya dapat berjalan dan bertambah pelan-pelan. Seiring dengan latihan yang sudah mendekati hari H (tanggal 15 Desember) maka pelatihan akan dimulai kembali hari Selasa pukul 8.00 hingga 10.00 WIB di Aula. Meskipun itu adalah hari libur, latihan tidak diwajibkan untuk hadir secara keseluruhan.
Jumat, 03 Desember 2010
Review Lagu-Lagu lama
Jumat awal Desember 2010 ini latihan Gitaswara bertemakan Review lagu-lagu lama. Diantaranya adalah lagu “All that she wants”, “The Sign”, “Beautiful Live”, “Happynation”, “Lilin-lilin Kecil”, “Mars dan Hymen Al-Azhar”, “Ibu”, “Hanya Padamu”, “Usah kau lara sendiri”. Tidak ketinggalan request dari members yang antusias untuk mereview kembali lagu “akhirussanah 2” yang mana anggota baru belum lah hafal ataupun mengingat Koreo dan dramatikalnya.
Namun, dari kegiatan tersebut tampak tulus members Gitaswara untuk mengabadikan lagu-lagu yang pernah dilewati. Itupun dibuktikan pada saat jam istirahat, beberapa personil menyimak lagu-lagu yang telah mereka dapatkan sewaktu undian.
Pelatihan jumat ini dihadiri penuh oleh semua personil members gitaswara, meskipun mbak wury masih berada di jember dan bu Antin pun ikut mendampingi Ekskul Musik. Seperti tidak mengenal lelah, belasan lagu telah mereka review dengan semangat. Sebagian anak tampak diam ketika terdapat lagu-lagu yang menurutnya asing, seperti “ibu”. Lagu ini memang buatan Gitaswara murni, sehingga mereka pun secara moral ikut menjaga dan menghafalkan lagu ini.
Sabtu, 27 November 2010
Latihan Bersama Sekolah Lain bagian 3
Latihan yang ketiga ini, fokus pada 2 lagu bungong jeumpa dan Sesal dengan koreo dan dramatical yang sederhana. Latihan dimulai pukul 8 hingga 10.30 WIB. Yang mengejutkan adalah kehadiran Puput yang hari Jumat kemarin berhalangan hadir karena sakit, namun Sabtu ini Puput hadir dengan ceria meskipun dalam rangka pemulihan kesehatan. Latihan pun berjalan dengan lancar.
Sementara itu Niken dan Nadia berhalangan hadir karena ada kendala. Jadi dengan jumah 29 anak, latihan masih dapat berjalan dengan lancar. Ninit sebagai pemeran nenek-nenek, membuat teman-temannya yang lain tertawa disaat dramatical lagu sesal dinyanyikan. Vocalis utama lagu ini adalah Rizki, Puput dan Mila, termasuk Niken yang sedang ada udzur.
Satu hal yang berkesan ternyata hari ini hari ulang tahun Sukma yang genap berusia 9 tahun. Teman-teman pun bersalam dan mendoakan semoga Sukma semakin pinter dan solehah.
Sementara itu Niken dan Nadia berhalangan hadir karena ada kendala. Jadi dengan jumah 29 anak, latihan masih dapat berjalan dengan lancar. Ninit sebagai pemeran nenek-nenek, membuat teman-temannya yang lain tertawa disaat dramatical lagu sesal dinyanyikan. Vocalis utama lagu ini adalah Rizki, Puput dan Mila, termasuk Niken yang sedang ada udzur.
Satu hal yang berkesan ternyata hari ini hari ulang tahun Sukma yang genap berusia 9 tahun. Teman-teman pun bersalam dan mendoakan semoga Sukma semakin pinter dan solehah.
Jumat, 26 November 2010
Latihan tanpa mbak Wury, Puput dan Kayla juga absen
Sejenak setelah istirahat, Gitaswara pun berpose di Taman depan Gedung Aula, lalu dilanjutkan dengan pengulangan lagu "Lilin lilin kecil" dan "Matahari Bersinar". Lagu berikutnya adalah "selamat tinggal (sayonara) sahabat baikku". Lagu pungkasan inilah yang kemudian direkam sebagai evaluasi ringan. Banyak anggota yang telah hafal lagu ini, tinggal menunggu koreo dan event yang tepat untuk suatu acara.
Menyambut Hari Guru, di saat Puput jatuh sakit
Kegiatan yang bernuansa bangga dengan predikat guru, hingga sekolah mengadakan per-fotoan (PGRI) para guru. Termasuk juga para pembimbing gitaswara Bu Antin dan Pamian. Perfotoan berjalan lancar meskipin kondisi penertiban guru justru diperhatikan oleh murid-murid. Hal ini mengundang kesan yang berbeda mengingat selama ini guru yang sering mengkondisikan murid dalam penertiban, tetapi suasana saat itu berbalik, guru-guru ditertibkan oleh tukang foto. Kesan unik dan langka ini membuat banyak murid menonton perfotoan guru sembari membanggakan guru kelasnya masing-masing.
Senin, 22 November 2010
Latihan Bersama Sekolah Lain Bagian 2
Sabtu kemarin, Gitaswara kembali berlatih bersama sekolah lain. Hanya saja kali ini yang hadir dari luar hanya 2 sekolah saja, sehingga jumlah peserta hanya 27 anak. Latihan yang ditemani oleh mbak Wury ini berjalan lancar, bahkan suasana dikemas dengan pendekatan emosional kebersamaan. Pola-pola bermain sebelum berlatihan membuat suasana semakin akrab dan menyenangkan. Berbagai aktivitas yang menuntut kekompakan seperti gerakan tari saman, patung, tarian gelombang, membuat anak-anak semakin kompak.
Sabtu, 20 November 2010
Latihan Akting dan Lagu "Menyanyi"
Banyak hal yang telah dipelajari oleh Gitaswara, dan kali ini materinya adalah Penguasaan panggung dengan berbagai teaterikal, mimik wajah, peran, mental dan komunikasi verbal di depan audium. Pelatihan Jumat ini mendorong para members Gitaswara agar lebih siap tampil dan percaya diri di semua situasi dan kondisi.
Nilai entertainer diwujudkan ketika seorang mampu menguasai panggung secara All Out, baik itu secara individu maupun kelompok. Keinginan memberikan penampilan yang terbaik adalah hal utama dari setiap pementasan. Latihan rutin adalah bertujuan sebagai pembiasaan yang dilakukan terus menerus tanpa batasan. Para personil tidak terikat berlatih tiap kegiatan ekskul, namun juga dapat dilakukan di rumah dengan bantuan cermin untuk melihat bagaimana performa tampilannya.
Nilai entertainer diwujudkan ketika seorang mampu menguasai panggung secara All Out, baik itu secara individu maupun kelompok. Keinginan memberikan penampilan yang terbaik adalah hal utama dari setiap pementasan. Latihan rutin adalah bertujuan sebagai pembiasaan yang dilakukan terus menerus tanpa batasan. Para personil tidak terikat berlatih tiap kegiatan ekskul, namun juga dapat dilakukan di rumah dengan bantuan cermin untuk melihat bagaimana performa tampilannya.
Mengunjungi Lokasi Korban Banjir Mangkang di Semarang
Kegiatan Sekolah Jumat tanggal 19 Nopember ini adalah mengunjungi daerah korban banjir Mangkang di Semarang. Dengan 2 armada, sekolah memberikan bantuan berupa uang dan barang. Tidak ketinggalan, beberapa personil Gitaswara ; Puput, Osa dan Tia (eks) berpartisipasi membantu korban bencana yang terjadi pada minggu lalu.
Dalam perjalanan memasuki daerah lokasi memang sungguh memprihatinkan, banyak rumah yang rusak, beberapa perabotan yang keluar, kotor, berlumpur dan tercerai berai tidak pada tempatnya. Ada tembok sekolah yang hancur, rumah warga yang rusak parah, bahkan ada rumah yang hanya tinggal kerangkanya saja. Jalanan yang masih becek, berlumpur, berdebu, dan suasana kesedihan masih mewarnai para penduduk yang tinggal di daerah tersebut. Beberapa orang masih terlihat sibuk membenahi dan memperbaiki rumahnya, ada pula yang hanya fakum menunggu bantuan datang karena mereka tidak tahu harus berbuat apa dan dari mana mereka memulai. Terlalu banyak hal yang rusak dan harus dibenahi. Bencana tersebut memang sangat diluar dugaan. Mereka tidak pernah mengira akan terjadi datangnya banjir (bandang) yang datang secara cepat dan tiba-tiba. Mereka tidak sempat menyelamatkan harta bendanya, karena saat itu yang dipikirkan adalah menyelamatkan dirinya dari terjangan banjir yang keras dan kuat.
Dalam perjalanan memasuki daerah lokasi memang sungguh memprihatinkan, banyak rumah yang rusak, beberapa perabotan yang keluar, kotor, berlumpur dan tercerai berai tidak pada tempatnya. Ada tembok sekolah yang hancur, rumah warga yang rusak parah, bahkan ada rumah yang hanya tinggal kerangkanya saja. Jalanan yang masih becek, berlumpur, berdebu, dan suasana kesedihan masih mewarnai para penduduk yang tinggal di daerah tersebut. Beberapa orang masih terlihat sibuk membenahi dan memperbaiki rumahnya, ada pula yang hanya fakum menunggu bantuan datang karena mereka tidak tahu harus berbuat apa dan dari mana mereka memulai. Terlalu banyak hal yang rusak dan harus dibenahi. Bencana tersebut memang sangat diluar dugaan. Mereka tidak pernah mengira akan terjadi datangnya banjir (bandang) yang datang secara cepat dan tiba-tiba. Mereka tidak sempat menyelamatkan harta bendanya, karena saat itu yang dipikirkan adalah menyelamatkan dirinya dari terjangan banjir yang keras dan kuat.
Sabtu, 13 November 2010
Latihan Bersama Sekolah Lain
Sabtu ini, Gitaswara latihan bersama Sekolah lain. Terdapat 3 sekolah yang ikut bergabung untuk latihan mempersiapkan pentas Gebyar Diknas tanggal 15 Desember nanti. Mereka datang dari SDN 1 Gisikdrono, SD 2 dan SD Jatisari. Total berjumlah 16 Anak. Sehingga digabung dengan personil Gitaswara 15 anak menjadi 31 anak. Jumlah yang lumayan untuk sebuah Group Seni Suara. Lagu yang dibawakan rencananya adalah Bungong Jeumpa, Sesal dan Beautifull Life.
Jumat, 12 November 2010
Pengundian Lagu
Jalannya pelatihan Gitaswara dari tahun 2006 hingga sekarang, Gitaswara telah memiliki koleksi lagu yang tercatat sekitar 66 lagu, sementara masih terdapat beberapa lagu yang sampai saat ini belum sempat tercatat. Adapun untuk melestarikan kekayaan produksi Gitaswara, lagu-lagu tersebut akan dibagikan sebagai bentuk amanah dan tanggung jawab personil untuk mengabadikan atau membudayakan, sehingga dalam satu angkatan Gitaswara tahun demi tahun akan menjaga lagu-lagu yang pernah ada.
Langganan:
Postingan (Atom)